UTS menawarkan dua program pendidikan yaitu Sarjana dan Pascasarjana. Fakultas didirikan untuk menetapkan standar pendidikan global pada seluruh disiplin ilmu yang berjumlah 30 Program Studi Sarjana dan 1 Program Studi Pascasarjana.

Fakultas Rekayasa Sistem

Fakultas Rekayasa Sistem – FRS (Faculty of System Engineering) adalah fakultas baru yang dibentuk pada tahun 2021 melalui SK Rektor No. 060/UTS/SK/VI/2021. Sesuai dengan namanya, FRS menaungi program studi keteknikan yang terkait dengan sistem yang kompleks dan multidisiplin. Hingga saat ini, FRS mengelola 5 program studi, yaitu Informatika, Teknik Industri, Teknik Elektro, Teknik Mesin dan Teknik Sistem Energi. Melalui program studi tersebut, para dosen dan mahasiswa senantiasa berusaha untuk memecahkan permasalahan, merancang dan mengelola sistem agar bekerja secara efektif dan efisien. Pada proses pembelajaran, sivitas akademika FRS diharapkan mampu membuat pemodelan sistem, analisis sistem, desain sistem dan pengujian sistem.

Fakultas Teknologi Lingkungan & Mineral

Fakultas Teknologi Lingkungan & Mineral – FTLM (Faculty of Environment and Mineral Technology) adalah fakultas yang menaungi dan mengelola program studi-program studi yang terkait dengan bidang lingkungan dan mineral. Program studi tersebut adalah Teknik Sipil, Teknik Metalurgi, Teknik Lingkungan dan Teknik Pertambangan. FTLM dibentuk setelah ada pemekaran Fakultas Teknik menjadi dua fakultas baru yaitu FRS dan FTLM berdasarkan SK Rektor No. 060/UTS/SK/VI/2021. Para dosen dan mahasiswa FTLM diarahkan untuk memecahkan permasalahan, mendesain dan menganalisis permasalahan bidang bidang teknologi lingkungan dan mineral. FTLM menjadi fakultas yang menjadi penopang kemajuan SDM di provinsi Nusa Tenggara Barat yang memiliki potensi lingkungan dan mineral yang besar.

Fakultas Ilmu & Teknologi Hayati

Fakultas Ilmu & Teknologi Hayati- FITH (Faculty of Life Science and Technology) adalah fakultas baru berdasarkan SK Rektor No. 209/UTS/SK/I/2022. Fakultas yang sebelumnya bernama Fakultas Teknobiologi (FTB) ini berubah nama seiring dengan penambahan program studi. FTB awalnya terdiri dari satu prodi, yaitu Teknobiologi,- yang kemudian berubah menjadi bioteknologi, namun kini telah memiliki 4 program studi, yaitu Bioteknologi, Peternakan, Ilmu Perikanan dan Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA). FITH bertujuan menghasilkan sarjana yang berkualitas dengan bekal pengetahuan dan keahlian bidang keilmuan yang mampu mengambil peran dalam memecahkan permasalahan  lokal, nasional dan global dengan berlandaskan kearifan lokal.

Fakultas Teknologi Pertanian

Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) Universitas Teknologi Sumbawa memiliki dua program studi. Fateta dilengkapi dengan unit Agroindustri, yang di dalamnya terdapat Laboratorium Riset, Lahan Percobaan, Pabrik pakan, Saung Workshop, dan Perpustakaan.

Fakultas Ekonomi & Bisnis

Yayasan Dea Mas, Organisasi kemasyarakatan Sumbawa yang bergerak dibidang pendidikan menginisiasi terbentuknya suatu Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sumbawa (STIES). STIES yang sudah melengkapi segala persyaratan dokumen pembukaan Perguruan Tinggi akan membuka pendidikan proram sarjana dengan program studi Manajemen dan Akuntansi. Dengan perkembangan ijin yang dilaluinya, STIES kemudian meleburkan dirinya dengan Sekolah Tinggi Teknik dan Teknologi Sumbawa (STTTS) yang juga milik Yayasan Dea Mas menjadi Universitas Teknologi Sumbawa.

Pembukaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Teknologi Sumbawa terlebih dahulu telah melalui proses pengkajian dan penelitian yang mendalam serta pertimbangan yang matang sehingga sampai pada taraf kesimpulan tentang pentingnya keberadaan Fakultas Ekonomi Dan Bisnis di Kabupaten Sumbawa yang menawarkan program studi Ilmu Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi.

Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Teknologi Sumbawa berlokasi di Jalan Raya Olat Maras Batu Alang Moyo hulu Sumbawa Propinsi Nusa Tenggara Barat. Lokasi yang representatif, terjangkau dari segi jarak pusat kota Sumbawa Besar dan memiliki berbagai disiplin ilmu ekonomi dan bisnis unggulan yang mampu bersaing dengan perguruan tinggi di Indonesia dalam menghadirkan tenaga profesional-profesional bidang manajerial dan akuntansi.

Fakultas Ilmu Sosial & Politik

Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UTS berdiri sejak 14 Maret 2013 bersamaan dengan 11 fakultas lainnya. Sejak awal berdiri FIKOM hanya memiliki satu program study yaitu prodi Ilmu Komunikasi, hanya konsentrasi prodi yang mengalami beberapa kali perubahan. Di awal konsentrasinya pada Public Relations, kemudian berubah menjadi jurnalistik dan komunikasi politik, dan sekarang menajadi Media Studi. Dengan pertimbangan media studi sudah dapat mewakili dari sekian banyak konsentrasi dalam ilmu komunikasi, diantaranya: Public Relasionts, Jurnalistik, Film, Broadcasting, Komunikasi Politik, Periklanan, media baru dll.

Fakultas Psikologi & Humaniora

Konflik-konflik dan permasalahan mulai bermunculan berkaitan dengan perilaku manusia seiring dengan perkembangan zaman. Untuk dapat menyelesaikan permasalahan yang dimunculkan karena adanya perubahan atau pergeseran maka Universitas Teknologi Sumbawa cukup peka terhadap kondisi atau lingkungan masyarakat sekitar kampus khususnya dan masyarakat kabupaten Sumbawa pada umumnya. Selain itu, keterbatasan sumber daya manusia di bidang psikologi semakin memperkuat Universitas Teknologi Sumbawa untuk membuka fakultas psikologi di mulai sejak tahun 2013. Tahun 2013 menjadi tonggak sejarah bagi yayasan Pendidikan Dea Mas karena pada tahun ini melalui surat keputusan Direktur Jendral Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia

Sekolah Pascasarjana

Sekolah Pasca Sarjana Universitas Teknologi Sumbawa terletak di Kaki Bukit Olat Maras, Desa Batu Alang, Kecamatan Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa, merupakan satu-satunya program magister di Universitas Teknologi Sumbawa. Saat ini Sekolah Pasca Sarjana Universitas Teknologi Sumbawa menyelenggarakan satu program studi yaitu Program Studi Manajemen Inovasi. Sekolah Pasca Sarjana telah berperan aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi. Selain itu juga telah berkontribusi dalam memecahkan berbagai permasalahan pembangunan bangsa baik yang sesuai dengan keilmuan maupun bidang lainnya. Berbagai civitas akademika Sekolah Pasca Sarjana UTS dalam bentuk desain, produk serta inovasi kemasyarakatan juga telah dihasilkan dan diterapkan untuk mengatasi berbagai persoalan yang terakit dengan inovasi baik di tingkat nasional maupun internasional.

Sekolah Pasca Sarjana dituntut untuk selalu meningkatkan kualitas proses pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat disertai dengan upaya peningkatan relevansinya dalam rangka persaingan global. Di masa yang akan datang, Sekolah Pasca Sarjana diharapkan mampu mensejajarkan dirinya dengan Sekolah Pasca Sarjana dari universitas lain di Indonesia dan juga tingkat Asia dalam hal mutu proses pembelajaran dan lulusan, penelitian dan pengabdian masyarakat, sehingga dapat mengangkat harkat dan martabat bangsa Indonesia.

Program Studi
  1. Manajemen Inovasi
Bidang Peminatan
  1. Inovasi Produk
  2. Inovasi Pemasaran
  3. Inovasi Sektor Publik
    1.